Home / Breaking News / Daerah

Senin, 17 Oktober 2022 - 19:31 WIB

Pj Bupati Aceh Besar Turunkan Tim, Tangani Gangguan Anjing Ajag

REDAKSI - Penulis Berita

KOTA JANTHO, NEWSCEOACEH.COM – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP MM, Senin (17/10/2022), menerjunkan langsung tim yang dipimpin Kadis Pertanian Aceh Besar Jakfar SP dan unsur Muspika untuk menangani gangguan anjing hutan (ajag) yang selama beberapa pekan terakhir kerap memangsa puluhan ternak sapi di Kecamatan Sukamakmur dan Kuta Malaka. Bersama tim dari Kabupaten Aceh Besar, juga hadir Kadis Peternakan Provinsi Aceh Zalsufran ST MSi, dan pihak BKSDA Aceh yang dipimpin Rahmat.

Tim penanganan gangguan anjing hutan itu sempat berdialog dengan sejumlah peternak di dua kecamatan, masing-masing Sukamakmur dan Kuta Malaka. Ketika berada di Gampong Luthu, Kecamatan Sukamakmur, mereka mendengarkan keluh kesah warga yang sapinya menjadi korban mangsa sekelompok ajag beberapa waktu lalu. Hadir pula dalam kesempatan itu, Kabag Prokopim Setdakab Aceh Besar Zayadinur SSTP, Camat Sukamakmur Azhari SH MSI dan Camat Kuta Malaka Asnawi SE dan Muspika setempat.

Baca Juga :  Kuatkan Karakter Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Unimal: HIMAKO UNIMAL Gelar PEUSAKA JILID VII

Dalam kesempatan itu, beberapa warga yang lembunya menjadi korban berharap kepada pihak BKSDA maupun Tim Kabupaten dan Provinsi agar segera mencarikan solusi sehingga ancaman ajag dapat segera diatasi. “Lembu milik saya yang mati akibat dimangsa ajag mencapai 10 ekor,” ungkap Ridwan.

Nasib serupa juga dialami peternak lainnya di Kecamatan Sukamakmur, seperti Zubir, Maimun, dan Syahroni. Karena mengingat ancaman ajag semakin ganas, mereka akhirnya tidak lagi melepas lembu di gunung, melainkan dikandangkan di areal kebun atau kandang yang dekat dengan pemukiman penduduk. “Lembu milik warga yang telah dimangsa sangat banyak, mulai induk sapi hingga anak sapi,” jelas peternak.

Hal yang sama juga diungkapkan para peternak di Gampong Lam Ara Tunong, Kecamatan Kuta Malaka. Bahkan, lembu yang sudah dikandangkan, juga tak luput dari terkaman ajag.

Munawar, Keuchik Lam Ara Tunong mengharapkan kepada pihak BKSDA Aceh, tim dari Provinsi Aceh, dan tim dari kabupaten Aceh Besar agar bertindak cepat untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat gangguan ajag tersebut.

Baca Juga :  Pj Walikota Syaridin Silaturrahmi dengan Pjmpinan Dayah

Menanggapi keluhan masyarakat itu, Kadistan Aceh Besar Jakfar SP didampingi Kadis Peternakan Aceh Zalsufran ST MSi dan pejabat BKSDA Aceh mengatakan, pihaknya segera merespons keluhan para peternak tersebut. Untuk sementara waktu, para pejabat itu meminta agar hewan ternak dikandangkan di dekat pemukiman yang mudah dipantau sehingga dapat mencegah gangguan dan ancaman ajag. “Kami meminta para keuchik dan camat agar segera mendata jumlah lembu masyarakat yang menjadi korban. Mudah-mudahan dengan dukungan kita semua, masalah ini akan segera tertangani,” jelas Kadistan Aceh Besar Jakfar SP.

Kadis Peternakan Aceh, Zalsufran menambahkan, dukungan pihak BKSDA Aceh juga sangat dibutuhkan, sehingga gangguan ajag bisa tertangani segera.

Share :

Baca Juga

Breaking News

Perkuat Jaringan Internasional, USK Sambut 10 Universitas Malaysia

Daerah

Kepala Dinas Perhubungan Aceh menerima penghargaan kearsipan

Breaking News

MoU Antara SMK-PP Negeri Kutacane dan Politeknik Kutaraja Banda Aceh untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Breaking News

Prabowo Canangkan Modernisasi Pertanian

Daerah

SMK PP Kutacane galang dana untuk korban banjir

Breaking News

Ijw kecam oknum Kepolisian Yang Refresif Saat Liput Demo

Daerah

Bea Cukai Lhokseumawe Gagalkan Peredaran Barang Impor Ilegal

Breaking News

Kanal Inspirasi Lolos Vervikasi Dewan Pers