Home / Breaking News

Senin, 21 November 2022 - 11:32 WIB

H.Julkifli, M.Pd Selaku Kadisdikbud Membuka Perhelatan Panggung Seni dan Budaya

REDAKSI - Penulis Berita

KUTACANE, NEWSCEOACEH.COM Masyarakat Ketambe mengelar perhelatan Penggung Seni Desa Budaya.

Rangkaian acara panggung seni ini dimulai pagi hari hingga sore hari, mulai dari penyebutan kedatangan H.Julkifli S.Pd, M.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan yang dilakukan oleh peserta penari Saman Dangan tradisi Didong Alo dan dilanjut dengan acara tepung tawar, serta dilanjutkan kata sambutan dari panitia dan pembukaan oleh Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara

H.Julkifli S.Pd, M.Pd selaku kepala Desa Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Aceh mengajak masyarakat untuk melestarikan keragaman warisan budaya yang ada di desa masing-masing untuk menghidupkan kembali jati diri warga setempat hal itu disampaikan saat membuka Kegiatan perhelatan Panggung Seni Budaya Alas dan Gayo, berlangsung di Desa Ketambe Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu 21 November 2022.

“Warisan budaya di Aceh Tenggara ini sangat banyak dan beragam, salah satunya yang ada di Desa Ketambe, kata Julkifli selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurut dia, “Pelestarian seni dan budaya yang berlangsung di desa Ketambe sebagai Desa Budaya ini sangat menarik dan bahkan para pengunjung sangat antusias mengikuti jalan nya acara ini.

Baca Juga :  Tragedi di Sungai Alas: 2 Tewas, 6 Masih Hilang dalam Kecelakaan Perahu di Aceh Tenggara

“Perayaan seni dan budaya ini merupakan bentuk Keperdulian masyakarat Ketambe, dalam melestarikan adat istiadat di Aceh Tenggara ini’, jelas Julkifli

Dia juga mengatakan “Selain sebagai kepala dinas pendidikan dan kebudayaan dirinya juga sebagai Ketua Umum PERSIKAP kabupaten Aceh Tenggara, Ungkapnya.

“Alhamdulillah kemarin saya terpilih sebagai Ketua Umum PERSIKAP kabupaten Aceh Tenggara.
Pesikab merupakan gabungan dari Marga Pelis, Sihombing Karo-Karo, Kombih, Ujung dan Lingge. Yang Terdiri dari enam suku yaitu Alas, Batak, Karo, Singkil, Pakpak dan Gayo, dengan tujuan menjalin tali silahturahmi dan menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam membangun dan memajukan Kabupaten Aceh Tenggara, selain itu juga menjaga tradisi dan budaya di masing-masing suku” jelasnya.

Lanjut Julkifli” Dalam konteks pelestarian seni dan budaya yang sudah turun temurun ini merupakan sebuah potensi dan bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber ekonomi masyarakat di desa Ketambe yang ditunjuk sebagai desa Budaya, disamping itu juga Ketambe merupakan tempat destinasi wisata yang sudah sudah mendunia”.

Baca Juga :  Sajikan Menu Tidak Sesuai Standar, BGN Tegas Tutup 43 SPPG

“Kita akan berupaya mengembangkan desa berbasis budaya dan pariwisata ini, yang tentunya akan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menghidupkan kembali jati diri sebagai desa Budaya dan Wisata” katanya.

“Karna di Kabupaten Aceh Tenggara, memiliki 11 etnis suku bangsa dan hampir seluruh desa memiliki adat dan budaya masing-masing yang bisa dijadikan bahan baku untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai daya tarik wisatawan”.

“Partisipasi warga yang tinggal di desa budaya ini sangat dibutuhkan untuk akselerasi ekonomi berbasis pengetahuan tradisional dan seni lokal sehingga ke depan akan terbangun peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan kelompok pelaku tradisi.

Diakhir penyampaian Julkifli berharap “Keindahan tradisi dan keberagaman warisan budaya ini akan terus kita kelola agar bisa menjadi pemicu bangkitnya ekonomi di Aceh Tenggara melalui wisata dan budaya” Pungkasnya. (Saipullah.S)

Share :

Baca Juga

Breaking News

Kemendikbudristek Pastikan Pramuka Tetap Menjadi Ekstrakurikuler yang Wajib Disediakan Sekolah
Kepsek smkppn kutacane muhammad SP MP bersama Kadisdik AlHudri

Breaking News

Alhudri Dilantik Jadi Pj Bupati Gayo Lues

Breaking News

Formadiksi Unimal laksanakan Workshop untuk pengembangan diri dalam berbisnis bagi mahasiswa unimal

Breaking News

Kelas Industri Kopi SMK PP Kutacane DiBuka

Breaking News

Publisher Right Kado HPN dari Jokowi

Breaking News

Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 194 Tingkatkan Aksesibilitas Warga dengan Pemasangan Plang Jalan Baru

Breaking News

120 Guru Penggerak Aceh Besar Ikuti Seminar dan Workshop Internasional STEM-C

Breaking News

Ketum PWMOI Jusuf Rizal Dukung Sikap Wakapolri Agus: Produk Jurnalistik Tak Boleh Dipidana