Home / Daerah / Pendidikan

Jumat, 2 Desember 2022 - 06:18 WIB

Jaksa Masuk Sekolah Di Agara kutacane

REDAKSI - Penulis Berita

Kutacane, CEOACEH.COM – Kajati Aceh dan Cabdin Aceh tenggara mengadakan acara jaksa masuk sekolah tahun 2022 untuk memahami hukum sejak dini sebagai upaya pembentukan dan kesadaran hukum generasi muda yang tangguh. Kamis (01/12/22)

Sebanyak 80 peserta ikut serta diantara nya SMK PP Kutacane, SMK 1,2,3 SMA badar, SMA 1,2 Kutacane.

Baca Juga :  Opgab Subdenpom Im/1-4 Kutacane Bersama Subdenpom Persiapan Gayo Lues Melaksanakan Operasi Gaktib Waspada Wira Rencong

Acara yang berlangsung di aula cabdin agara dibuka oleh kepala cabang dinas Drs.Jupri Msi dihadiri oleh kajari Agara,Aman dan diikuti oleh guru, kepala sekolah. Program jaksa masuk sekolah merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya kerjasama dengan disdik Aceh dan ke kejaksaan Aceh.

Tujuan untuk pembentukan karakter,dan kesadaran hukum bagi siswa dan pencegahan narkoba, kejahatan lainnya.”jadikan sebagai generasi penerus yang hebat, berkarakter dan penuh dedikasi” harap kacabdin juprie kepada peserta.

Baca Juga :  UBBG Raih 43 Medali di POMDA Aceh

Amanto,SH.MH, kejaksaan tinggi Aceh memberikan penyuluhan hukum bahaya narkotika bagi pelajar.

Narkotika sangat berbahaya mempengaruhi otak, ketergantungan sangat berbahaya bagi kesehatan,dan juga bisa menyebabkan meningkatnya kriminalitas ditengah masyarakat.mti

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Performance Art Festival Aceh tampil Fi Universitas Negeri Padang

Pendidikan

SMK PP Negeri Kutacane Tegaskan Tak Ada Kutipan Liar dan Transparansi Biaya Praktik Kerja Siswa

Pendidikan

SMK-PP Negeri Kutacane Mengunjungi PT. Kubota Semarang

Pendidikan

Peusaka Jilid VIII, HIMAKO Unimal Wujudkan Semangat Keberagaman dan Komunikasi

Pendidikan

USK Resmikan Rumah Produksi Janeng, Perkuat Ketahanan Pangan di Aceh

Pendidikan

Zhahira Putri Shaliha Wakili Aceh Barat pada Ajang Festival Anak Shaleh Indonesia Tingkat Aceh.

Daerah

Meugang Kedua, Pemkab Aceh Besar Kembali Pantau Harga Daging di Pasar Lambaro

Daerah

Pengelolaan Keuangan Tidak Transparansi, KPK Dan BPK RI Pusat Diminta Turun Ke Aceh Tenggara