Home / Breaking News

Minggu, 6 November 2022 - 22:31 WIB

SMPN 1 Kutacane Bantu Korban Banjir Bandang kutacane

REDAKSI - Penulis Berita

KUTACANE, CEOACEH.COM -SMPN 1 Kutacane Bantu Korban Banjir Bandang kutacane, Kepala smp negeri 1 kutacane Budi Indra bersama dewan guru dan siswa melakukan penggalangan dana dan bantuan langsung kepada korban banjir bandang di beberapa titik di aceh tenggara sejak tanggal 4/11.

Kepala sekolah yang sangat peduli terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan ini tergerak hatinya untuk membantu korban banjir bandang di kawe pinis,mentedak dan sekitarnya.bersama dewan guru, siswa mengangkut bantuan dengan menyeberangi sungai, mereka antusias dan dengan kepedulian dan rasa sosial yang tinggi membantu korban dengan mengantar minyak makan,indomie,beras dan sejumlah kebutuhan dasar bagi korban Bandang yang saat ini masih berada di pengungsian dan kondisi rumah perlu di bersihkan dari material akibat bandang beberapa waktu lalu.kondisi warga masih memprihatinkan dan butuh bantuan medis, peralatan dapur , bantuan terus mengalir ke lokasi saat ini serta pemerintah daerah sangat peduli dan respon cepat serta BPBD siaga dilokasi. Kepala SMP 1 Kutacane ini yang juga pembina pramuka,aktivis sosial terus berupaya semaksimal mungkin ikut meringankan kirban bandang.

Baca Juga :  FLS2N SMK Aceh 2024 Sukses Digelar, Berikut Daftar Juara

Share :

Baca Juga

Breaking News

Ormas dan LSM Yang Terdaftar di Kesbangpol Agara

Breaking News

Ciptakan Ruang Belajar, LPM Al-Kalam HadirkanWorkshop Jurnalistik Dasar

Breaking News

Action Bank Semua Lebih Mudah

Breaking News

Sidang Lanjutan Sengketa Informasi Publik Antara AWPI Melawan PPID Utama Pemkot Bekasi Memasuki Babak Baru

Breaking News

Presiden Serius Dan Terbuka Terhadap Bantuan Publik

Breaking News

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh Gelar Donor Darah di Setwan

Breaking News

HIMAKO GELAR OPENING CEREMONY KEGIATAN PORAK ILMU KOMUNIKASI JILID I

Breaking News

Wamendiktisaintek Stella Christie Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara, Tegaskan Guru sebagai Kunci Utama