Home / Uncategorized

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:54 WIB

Transformasi Pendidikan: SMK-PP Negeri Kutacane Integrasikan Kurikulum Merdeka dengan Sistem Blok

REDAKSI - Penulis Berita

KUTACANE   I   NEWSCEOACEH.COM- SMK-PP Negeri Kutacane mengukir langkah inovatif dalam dunia pendidikan dengan menggabungkan Kurikulum Merdeka dan Sistem Blok mulai Tahun Pelajaran 2023/2024. Langkah ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih optimal dan mendalam bagi siswa, khususnya dalam bidang Agribisnis dan Agriteknologi , 20 Juni 2024.

Sistem Blok di SMK-PP Negeri Kutacane memungkinkan pengelompokan jam belajar efektif dalam satuan waktu tertentu, sehingga siswa bisa mengikuti dan menerima materi pembelajaran secara utuh dan maksimal. Jadwal belajar dalam sistem ini berbeda setiap minggunya, dan siswa tidak memiliki pilihan untuk menentukan kelas atau pengajar mereka sendiri. Dengan durasi tatap muka yang lebih lama, guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan inovatif.

SMK-PP Negeri Kutacane memiliki dua konsentrasi keahlian utama: Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) serta Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP). Sejak tahun pelajaran 2021/2022, sekolah ini telah menerapkan Sistem Blok dengan membagi minggu pelajaran menjadi minggu genap untuk mata pelajaran umum dan minggu ganjil untuk mata pelajaran kejuruan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Malikussaleh Kembangkan UMKM Gelang Manik-Manik di Pantai Bluka Teubai

Pada Tahun Pelajaran 2023/2024, Kurikulum Merdeka mulai diterapkan untuk kelas X, sementara kelas XI dan XII masih menggunakan Kurikulum 2013. Bagian Kurikulum SMK-PP Negeri Kutacane telah menyesuaikan sistem blok dengan Struktur Kurikulum Merdeka, yang mencakup alokasi jam intrakurikuler dan kokurikuler. Mata pelajaran seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes), Sejarah, Seni Budaya, Matematika, Bahasa Inggris, Informatika, dan Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dibagi menjadi dua alokasi (Intra dan Koku).

Untuk pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), tiga hari dalam seminggu dikhususkan untuk pelajaran tersebut dengan menggabungkan beberapa guru yang memiliki mata pelajaran intrakurikuler dan kokurikuler. Pembagian minggu genap dan ganjil pada Kurikulum Merdeka dilakukan berdasarkan kelompok mata pelajaran: minggu genap untuk mata pelajaran umum dan minggu ganjil untuk mata pelajaran kejuruan.

Baca Juga :  Pererat Sinergitas, Pj Bupati Aceh Tenggara Silaturahmi Ke Kodim 0108/Agara

Dengan penerapan sistem blok yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka, SMK-PP Negeri Kutacane berkomitmen untuk menyediakan pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan siswa. Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Kutacane menyatakan bahwa inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan akademis dan keterampilan siswa, mempersiapkan mereka untuk sukses di dunia kerja.

Laporan ini menjelaskan integrasi antara Kurikulum Merdeka dan Sistem Blok di SMK-PP Negeri Kutacane. Inovasi ini diharapkan menjadi model bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pj Bupati Aceh Barat Apelkan Kendaraan Dinas
Menkominfo Budi Arie Setiadi, dalam Topping Off Jakarta Selatan Timur 1 (JST1) Bersama Digital Data Center (BDDC) di Jakarta, pada Selasa (21/11/2023)/Foto: Humas Kominfo

Uncategorized

Menkominfo Dorong Pengembangan Pusat Data Swasta di Indonesia

Uncategorized

Said Mulyadi Raih Penghargaan Pejabat Peduli Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

Uncategorized

Tiba di Aceh, Presiden akan Resmikan Pabrik Pupuk hingga Serahkan KUR

Uncategorized

Serangan terhadap Kebebasan Berekspresi dan Kebebasan Pers Berbahaya Bagi Semua Hak Asasi Manusia Lainnya

Uncategorized

Mendikbudristek mengajak semua guru agar terus berinovasi

Uncategorized

IJW Keras, Hukum Mati Pelaku Pembakaran Satu Keluarga Wartawan Rico di Karo, Sumut

Uncategorized

Partisipasi Pemilih Aceh Besar Lampaui Target Nasional