Banda Aceh, NEWSCEOACEH.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pangan Aceh memastikan bahwa ketersediaan pangan di wilayah Aceh dalam kondisi aman. Berbagai komoditas, terutama beras, berada dalam stok yang mencukupi, ditambah dengan harga yang relatif stabil. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang tengah bersiap menghadapi lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran.
Menurut Kepala Bidang Ketersediaan dan Pengendalian Kerawanan Pangan Dinas Pangan Aceh, Badriah Hasballah, ketersediaan pangan yang stabil ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor serta proyeksi neraca pangan yang telah disusun sejak awal tahun.
“Alhamdulillah, kondisi pangan di Aceh saat ini sangat aman. Hampir semua komoditas tersedia dalam jumlah yang cukup, terutama beras yang memasuki musim panen. Ini merupakan capaian luar biasa berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Senin (17/3/2025).
Untuk memastikan kelancaran distribusi, Dinas Pangan Aceh bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan ketat. Setiap tahapan distribusi diawasi agar tidak terjadi gangguan yang dapat menyebabkan kelangkaan atau lonjakan harga secara tiba-tiba. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan atau panic buying, karena stok dalam kondisi aman.
Selain itu, pemerintah juga terus mengupayakan keterjangkauan harga bagi masyarakat, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di berbagai daerah di Aceh. Sejumlah wilayah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Banda Aceh, dan Aceh Besar telah menjadi lokasi penyelenggaraan program ini.
Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk memberikan akses bagi masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas harga di pasaran. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama menjelang Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan, diharapkan masyarakat Aceh dapat menjalani bulan Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran mengenai ketersediaan dan harga pangan.