Home / Breaking News

Kamis, 5 September 2024 - 11:11 WIB

HARDIKDA Aceh Diperingati

REDAKSI - Penulis Berita

BANDA ACEH –ceoaceh.com Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, memimpin peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) ke-65 yang dilaksanakan pada Senin, 2 September 2024 di Halaman Kantor Gubernur Aceh. Upacara itu dihadiri para pejabat Forkopimda Aceh, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh, para ASN Pemerintah Aceh, para siswa SMP, SMA hingga mahasiswa di Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Safrizal menekankan pentingnya pendidikan olahraga sebagai sarana untuk membentuk karakter kuat pada siswa, yang diharapkan dapat menghasilkan prestasi gemilang di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Safrizal menyampaikan bahwa peringatan HARDIKDA tahun ini mengusung tema “Membangun Karakter Siswa Melalui Pendidikan Olahraga,” dengan slogan “Karakter Kuat, Prestasi Hebat.” Tema ini dipilih seiring dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI, di mana Aceh menjadi tuan rumah. Pj Gubernur Aceh menegaskan bahwa momen bersejarah ini bukan hanya tentang semangat olahraga, tetapi juga dorongan untuk memprioritaskan pendidikan olahraga dalam kurikulum sekolah.

Baca Juga :  AMANAH Beri Wadah Belajar dan Level Up Melalui Seminar NextGen UMKM: Visionaries For Lhokseumawe

“Melalui pendidikan olahraga, kita membentuk karakter, disiplin, dan kerja sama di kalangan generasi muda. Dengan menjadi tuan rumah PON XXI, Aceh tidak hanya menunjukkan kemampuannya dalam menyelenggarakan event berskala nasional, tetapi juga menginspirasi kita untuk mengintegrasikan nilai-nilai olahraga dalam pendidikan guna mencapai prestasi yang lebih gemilang,” ujar Safrizal.

Pj Gubernur Aceh juga mengungkapkan kebanggaannya atas sejumlah prestasi yang diraih oleh putra-putri Aceh di berbagai ajang nasional dan internasional. Sepanjang tahun 2023 hingga 2024, siswa dan mahasiswa Aceh telah meraih berbagai penghargaan di bidang sains, teknologi, dan olahraga, termasuk 114 medali dan penghargaan tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga :  Kelompok KKN 264 Universitas Malikussaleh Gelar Sosialisasi Pembuatan Briket dari Ampas Tebu dan Sekam Padi di Desa Matang Reudeup

Namun demikian, Safrizal menekankan bahwa pencapaian tersebut belum cukup untuk membuat kita merasa puas. “Perlu pembenahan dan penguatan yang lebih komprehensif dan berkesinambungan dalam membangun sistem pendidikan di Aceh agar lebih baik lagi,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk terus memberikan yang terbaik bagi pembangunan pendidikan di Aceh, serta memperkuat kolaborasi dan kerjasama demi kemajuan sektor pendidikan di daerah .mti

Share :

Baca Juga

Breaking News

Menetapkan Tujuan yang Realistis dan MembangunKetahanan, Komunitas Kejar Mimpi LhokseumaweGelar KM Talks 18 Lhokseumawe

Breaking News

BPOM Aceh Tingkatkan Kolaborasi Bersama Pemda Cegah Stunting hingga Pelosok Negeri

Breaking News

BNPB Sampaikan Perkembangan Hidrometereologi

Breaking News

Partisipasi Jalan sehat SMK PP Kutacane dalam HUT Golkar

Breaking News

Anggota Genk Bubarkan Diri

Breaking News

Peringati Hari Guru, Tenaga pendidik SMK-PP Kutacane memakai pakaian Adat Nusantara

Breaking News

KKN Kelompok 264 Universitas Malikussaleh Adakan Sosialisasi Alat Cek pH Tanah di Desa Matang Reudeup

Breaking News

Pemerintah Aceh Teken MoU dengan Flora Agung Grup, Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng