Home / Breaking News

Senin, 22 September 2025 - 17:02 WIB

YSAP Foundation Kembangkan KapasitasGenerasi Muda sebagai Agen Perdamaian di Aceh

REDAKSI - Penulis Berita

Lhokseumawe, NEWSCEOACEH— Yayasan Solidaritas AksiPeduli (YSAP) Foundation bekerja sama dengan IndikaFoundation menyelenggarakan kegiatan Gerak DampakAcademy 2025 pada Minggu, 21 September 2025, di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe. Acara ini dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai latar belakang, serta sejumlah narasumberdan fasilitator yang berkompeten dalam isu perdamaian, kepemimpinan, dan pembangunan sosial.

Program ini merupakan upaya konkret dalam membangun ruangbelajar bersama bagi generasi muda. Melalui serangkaian sesiyang dirancang interaktif, para peserta mendapatkan kesempatanuntuk memperluas wawasan, mengasah keterampilankepemimpinan, dan memperkuat komitmen mereka terhadapnilai-nilai perdamaian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadisarana untuk mempererat jejaring dan kolaborasi antar pemudayang memiliki visi serupa dalam menciptakan perubahan positifdi masyarakat. Ada 3 fase yang harus diikuti oleh seluruhpeserta, yaitu Mini Bootcamp (yang diikuti hari ini), setelah itu20 peserta terbaik akan dipilih untuk mengikuti fase kedua, yaituPeace Camp dimana mereka akan mengikuti kelas intensifselama 3 hari 2 malam dengan konsep kemah perdamaian. Faseketiga, ke-20 peserta akan diajak untuk melakukan aksi nyatabersama masyarakat sesuai dengan fokus isu dan bidang masing-masing.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 264 Universitas Malikussaleh  Ikut Berpartisipasi dalam Pelakasanaan MTQ di Desa Matang Reudeup

Agustia, selaku Founder sekaligus Direktur Eksekutif YSAP Foundation, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki maknastrategis dalam mencetak generasi penerus yang lebih peduliterhadap perdamaian. “Program ini kami rancang bersamaIndika Foundation sebagai wadah pengembangan kapasitasgenerasi muda agar menjadi agen perubahan di bidangperdamaian, kepemimpinan, dan pembangunan sosial. Tahun ini, tema yang kita angkat adalah Kesetaraan Akses— karena kitapercaya setiap anak muda berhak mendapatkan ruang, layanan, dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.

Tema Kesetaraan Akses dipilih sejalan dengan tantangan yang dihadapi pemuda saat ini, terutama terkait dengan kesenjangankesempatan dalam pendidikan, layanan publik, dan partisipasisosial. Melalui Gerak Dampak Academy Program, para pesertadiajak untuk tidak hanya memahami isu-isu tersebut, tetapi jugamerumuskan solusi dan strategi agar prinsip kesetaraan dapatterwujud dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam perankepemimpinan mereka di masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN PPM XXXVI Kelompok 13 Desa Paloh Batee Gelar Pengolahan Tanah untuk Mendukung Ketahanan Pangan Gampong Paloh Batee

Para peserta diajak untuk berbagi pengalaman praktis sertawawasan tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor dalammembangun perdamaian. Diskusi berlangsung dinamis danpartisipasi aktif dari seluruh peserta. Antusiasme dan semangatmereka menjadi bagian penting dari kegiatan ini.

YSAP Foundation merupakan lembaga yang berdiridengan semangat Empowering Humanity—menguatkan kemanusiaan, membangun perdamaian, dan memperjuangkan keadilan sosial. Agustia selakufounder percaya bahwa perubahan tidak hanya lahirdari lembaga, tetapi juga dari inisiatif kecil yang digerakkan oleh pemuda di komunitas mereka.

Agustia berharap melalui Gerak Dampak Academy inilahir pemimpin muda yang kritis, inklusif, dan berdayapemimpin yang mampu menjembatani perbedaan, menciptakan kolaborasi lintas komunitas, sertamenebarkan dampak nyata bagi Aceh dan Indonesia

Karena itu, kegiatan ini tidak berhenti di ruangpelatihan, tetapi akan berlanjut dengan aksi nyatayang dirancang dan dilaksanakan langsung olehpara peserta di masyarakat.

Share :

Baca Juga

Breaking News

Inovasi USK, Bhoi Morica Raih Tiga Penghargaan di KIWIE 2025 Korea Selatan

Breaking News

FT USK Gelar Webinar Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Data

Breaking News

Lapas Kutacane Gelar Apel Kesiapsiagaan Nataru

Breaking News

Transformasi Pendidikan: SMK-PP Negeri Kutacane Integrasikan Kurikulum Merdeka dengan Sistem Blok

Breaking News

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Aceh

Breaking News

Ketua Dekranasda Aceh Buka Pelatihan Branding untuk UMKM

Breaking News

Mahasiswa KKN Kelompok 15 Desa Paya Bili Laksanakan Program Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan

Breaking News

Anggota Genk Bubarkan Diri