Home / Breaking News

Rabu, 5 Februari 2025 - 16:50 WIB

Wali Nanggroe dan Ketua Pengadilan Tinggi Bahas Penegakan Hukum di Aceh

REDAKSI - Penulis Berita

Jantho, NEWSCEOACEH. COM – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menerima audiensi dari Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Nursyam, Selasa (21/1/2025), di Meuligoe Wali Nanggroe.

Plt. Kabag Kerja sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar dalam rilisnya kepada Media Center Aceh, Rabu (22/1/2025) mengatakan, dalam pertemuan ini lebih banyak membahas isu-isu terkait penegakan hukum di Aceh.

Diketahui, pada 9 Januari 2025 lalu, Nursyam dilantik secara resmi oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, SH MH di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi yang baru, Nursyam menyampaikan bahwa kunjungannya juga bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai pemimpin di wilayah Aceh.

Baca Juga :  Aceh Bergerak Cepat Pulihkan Lahan Pasca Bencana

Ia menambahkan, telah memiliki pengalaman bertugas di Aceh sejak 1992, termasuk di Singkil dan Banda Aceh, serta pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi pada 2022.

“Aceh sudah seperti rumah kedua bagi saya, setelah kampung halaman saya di Sumatera Utara,” ucap Nursyam.

Selama pertemuan, Nursyam juga melaporkan mengenai maraknya kasus narkoba di Aceh, yang tidak hanya menjadi masalah lokal, namun juga merupakan isu nasional.

Ia menyebutkan bahwa Aceh sering kali dijadikan jalur peredaran narkoba. Dalam beberapa kasus, hukuman mati telah dijatuhkan sebagai bagian dari upaya menanggulangi masalah tersebut.

Baca Juga :  Melalui (Jum'at Curhat) AKBP. Bramanti, Dengarkan Keluhan Warga, Ketua APDESI : Apresiasi Kapolres Aceh Tenggara

“Kerja sama yang erat antara berbagai pihak sangat penting dalam penanganan tindak pidana untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di Aceh,” tambah Nursyam.

Sementara itu, Wali Nanggroe menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan bahwa diskusi mencakup beberapa hal, termasuk masalah narkoba dan beberapa peraturan yang belum selesai di Aceh.

Wali Nanggroe juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh untuk memajukan penegakan hukum di daerah ini.

“Beliau memahami situasi yang ada di Aceh dan kami berharap bersama-sama dapat mewujudkan solusi yang baik,” ujar Wali Nanggroe.

Share :

Baca Juga

Breaking News

Di Aceh Besar, Kotak Suara Pemilu Sudah Bergeser ke Kecamatan

Breaking News

Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 264 Universitas Malikussaleh  Ikut Berpartisipasi dalam Pelakasanaan MTQ di Desa Matang Reudeup
Foto: (CNBC Indonesia/Adiandono)

Breaking News

Prabowo Akan Bangun Kilang & Tangki Minyak Baru Rp232 T di Aceh-Fakfak

Breaking News

Kelompok KKN 264 Universitas Malikussaleh Gelar Sosialisasi Pembuatan Briket dari Ampas Tebu dan Sekam Padi di Desa Matang Reudeup

Breaking News

Mahasiswa KKN Kelompok 15 Desa Paya Bili Laksanakan Program Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan

Breaking News

Pentingnya Keterbukaan informasi publik di lembaga pemerintah dan swasta

Breaking News

Mahasiswa KKN Kelompok 16 Gelar Sosialisasi “Stop Perundungan” di Sekolah Dasar untuk Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman

Breaking News

Hendri Bangun Ketum PWI Pusat Resmi Di Pecat.