Respon Cepat, Kodam Iskandar Muda Bantu evakuasi korban banjir
Newsceoaceh, banda Aceh
Menyikapi kondisi bencana yang meluas, yaitu banjir yang melanda sembilan kabupaten/kota di Provinsi Aceh sejak 18 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 26 November 2025 pukul 12.00 WIB, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., langsung memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat membantu pemerintah daerah dalam penanganan banjir. Oleh karenanya seluruh prajurit TNI AD di wilayah Kodam IM berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat, baik melalui evakuasi, distribusi logistik, maupun dukungan pengamanan di wilayah bencana.
Pangdam IM juga memastikan bahwa Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kodam Iskandar Muda dalam kondisi siaga penuh. Pasukan ini berasal dari Batalyon Komposit PRCPB yang memiliki kemampuan bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi situasi darurat. Kehadiran PRCPB bertujuan mempercepat respons terhadap bencana, khususnya di wilayah yang terdampak paling parah. Pasukan ini telah disiapkan untuk mendukung penanganan bencana secara cepat, tepat, dan terintegrasi di seluruh Aceh.
Pangdam juga mengingatkan bahwa prajurit TNI harus mampu bergerak cepat dan tepat, sekaligus memberikan rasa aman, harapan, dan kenyamanan, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal atau berada dalam situasi darurat.
Kondisi bencana banjir dipicu curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi yang labil ini berdampak signifikan terhadap 14.235 kepala keluarga atau 46.893 jiwa, sementara 455 kepala keluarga atau 1.497 jiwa terpaksa mengungsi. Banjir, tanah bergerak, dan tanah longsor terjadi secara meluas dan masih berlangsung di beberapa wilayah, antara lain di wilayah Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, di Kabupaten Aceh Timur, di Kota Langsa, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, di Aceh Singkil, dan di Kabupaten Aceh Utara.
#tniprima
#tnirakyat
#indonesiamaju






