Home / Breaking News

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:07 WIB

RSIA Aceh Tingkatkan Layanan Neurologi dengan Hadirkan Layanan Pemeriksaan EEG dan EMG

REDAKSI - Penulis Berita

BANDA ACEH – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mulai hari ini, RSIA Aceh secara resmi membuka layanan pemeriksaan neurologi dengan ketersediaan alat Elektroensefalografi (EEG) dan Elektromiografi (EMG) di Poli Saraf. Langkah ini merupakan komitmen RSIA Aceh untuk menyediakan layanan diagnostik yang lebih komprehensif dan akurat, terutama untuk kasus-kasus kelainan pada sistem saraf.

Layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat Aceh dan sekitarnya dalam mendapatkan diagnosis dini dan penanganan yang tepat. Hadirnya alat-alat canggih ini juga mendukung para dokter spesialis saraf di RSIA Aceh untuk memberikan diagnosis yang lebih presisi.

Direktur RSIA Aceh, dr. Nurnikmah, M.Kes, mengungkapkan, “Kami sangat bangga dapat menghadirkan layanan pemeriksaan EEG dan EMG. Ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen kami untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Dengan adanya alat ini, kami berharap dapat membantu lebih banyak masyarakat yang memiliki keluhan terkait gangguan saraf.”

Baca Juga :  LIRA Apresiasi Kinerja Pj Bupati Aceh Tenggara

Mengenal Fungsi EEG dan EMG

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, berikut adalah penjelasan singkat mengenai fungsi kedua alat diagnostik tersebut:

Elektroensefalografi (EEG) Pemeriksaan EEG adalah prosedur non-invasif yang digunakan untuk merekam aktivitas listrik di otak. Alat ini bekerja dengan menempelkan elektroda-elektroda kecil ke kulit kepala pasien. Hasil rekaman aktivitas gelombang otak ini sangat penting untuk mendeteksi dan mendiagnosis berbagai kondisi neurologis, seperti epilepsi, kejang non-epilepsi, gangguan tidur, hingga menilai tingkat kesadaran pasien. Pemeriksaan ini sangat membantu dokter dalam menentukan jenis kejang dan area otak yang terlibat.
Elektromiografi (EMG) Pemeriksaan EMG digunakan untuk mengukur respons otot atau aktivitas listrik sebagai respons terhadap stimulasi saraf. Alat ini membantu dokter dalam mengevaluasi kesehatan otot dan sel saraf yang mengendalikan otot (neuron motor). EMG sering digunakan untuk mendiagnosis gangguan saraf dan otot, seperti saraf terjepit, neuropati perifer (kerusakan saraf), sindrom carpal tunnel, hingga penyakit neuromuskular seperti Myasthenia Gravis. Prosedur ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai lokasi dan tingkat keparahan kerusakan saraf atau otot.
Dengan hadirnya layanan ini, RSIA Aceh kini menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan saraf yang akurat dan terpercaya.

Baca Juga :  ICW Ajak Longmarch Tuntaskan Korupsi PWI

Share :

Baca Juga

Breaking News

Halaqah Malam Jumat di Meuligoe, Abah Junaidi Bahas Seputar Puasa Ramadha

Breaking News

Ketum KONI Aceh Lantik Pengurus PASI 2023 – 2027

Breaking News

PWI Tetap Satu, Kisruh Berawal dari Kasus Cash Back

Breaking News

Mahasiswa KKN Kelompok 16 Gelar Sosialisasi “Stop Perundungan” di Sekolah Dasar untuk Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman

Breaking News

SMK PP Negeri Kutacane Berbenah

Breaking News

Pemuda Aceh Siap Menangkan Ganjar Sebagai Presiden

Breaking News

Action Bank Semua Lebih Mudah

Breaking News

Penutupan Penas 2023, Kementan Ajak Petani Percepat Pembangunan Pertanian