Home / Breaking News

Selasa, 17 Juni 2025 - 10:57 WIB

Aceh Ambil Peran, Swasembada Pangan Harus Terwujud

REDAKSI - Penulis Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, berbincang singkat dengan Presiden RI, Prabowo Subianto usai menghadiri pertemuan International Conference on Infrastructure (ICI) di JCC Senayan Jakarta, Kamis, (12/6/2025).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, berbincang singkat dengan Presiden RI, Prabowo Subianto usai menghadiri pertemuan International Conference on Infrastructure (ICI) di JCC Senayan Jakarta, Kamis, (12/6/2025).

JAKARTA, NEWSCEOACEH.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan swasembada pangan yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JCC), Kamis, 12 Juni 2025.

Mualem yang hadir dengan setelan jas hitam terlihat mengikuti dengan antusias kegiatan bertaraf internasional tersebut. Ia menyebut, arah kebijakan Presiden adalah peluang sekaligus tantangan yang harus dijawab oleh daerah—termasuk Aceh—dengan kerja nyata.

“Kita akan dukung penuh arahan dari Presiden. Ini adalah bentuk sinergi dan loyalitas daerah untuk mendukung kebijakan strategis nasional,” kata Mualem.

Menurutnya, kemandirian pangan tidak bisa ditunda. Setiap daerah harus mengambil peran sesuai potensi masing-masing. Ia menyebut Aceh memiliki lahan subur, petani tangguh, serta sejarah panjang sebagai lumbung pangan di masa lalu.

“Kalau kita ingin rakyat sejahtera dan ekonomi stabil, maka kita harus serius dengan swasembada pangan. Keberhasilan ini akan mengurangi ketergantungan kita pada impor dan menjaga harga pangan tetap stabil,” sebut Mualem.

Prabowo: Dunia Hadapi Krisis Pangan, Indonesia Harus Siap

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas jalannya konferensi yang tertib dan penuh gagasan. Ia juga memuji kinerja Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah menyampaikan sambutan yang lengkap dan visioner.

“Sebetulnya tidak perlu panjang lebar keynote dari saya. Sudah lengkap apa yang beliau sampaikan. Tapi saya senang karena berarti saya tidak salah pilih Menko Infrastruktur,” ujar Presiden disambut tepuk tangan.

Presiden juga menegaskan bahwa kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Banyak negara kini menghadapi krisis pangan global akibat perubahan iklim, geopolitik, dan konflik internasional.

“Kita harus kerja, kerja dan bangkit menghadapi situasi sekarang yang dihadapi hampir seluruh negara di bumi ini,” ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam luar biasa, namun perlu pengelolaan yang cerdas dan berani.

“Saya lihat data, saya takjub. Tapi saya juga sadar, kita perlu lebih berani dan lebih pandai mengelola kekayaan kita demi rakyat,” tambahnya.

Aceh Siap Bergerak: Dari Sawah Sampai Gudang

Merespon arahan Presiden, Mualem memastikan Pemerintah Aceh akan segera menyusun langkah konkret. Ini termasuk pemetaan ulang lahan tidur, dukungan langsung ke petani, dan akselerasi teknologi pertanian ramah lingkungan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Kelompok 265 Menanam Taman Obat Keluarga di Geulumpang Payong

Mualem juga meminta seluruh kabupaten/kota untuk mendukung gerakan swasembada pangan dengan program nyata, bukan seremonial.

“Jangan tunggu pusat datang bantu dulu. Kita harus mulai dari sekarang. Dari desa, dari petani, dari sawah kita sendiri,” tegasnya.

Aceh disebutnya punya peluang menjadi sentra produksi beras, jagung, kedelai, dan protein lokal lainnya. Ia juga membuka peluang kemitraan dengan sektor swasta untuk mempercepat pencapaian target pangan mandiri.

Baca Juga :  KunjunganMahasiswa Psikologi UIN Ar-Raniry ke TNCC Banda Aceh

Swasembada Bukan Wacana

Mualem menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa Aceh akan menjadi bagian penting dalam sejarah kemandirian pangan nasional.

“Kita tidak boleh hanya jadi penonton di kampung sendiri. Kita harus buktikan bahwa Aceh bisa mandiri, dan swasembada bukan lagi wacana, tapi harga diri bangsa,” pungkas Mualem.

Sumber: https://humas.acehprov.go.id/

Share :

Baca Juga

Breaking News

Semarak Isra Miraj: Kelompok KKN 73 & 74 Bersama Gampong Alen Gelar Peringatan dan Lomba Keagamaan

Breaking News

USK dan Pemko Langsa Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Guru

Breaking News

Inilah Hasil Sementara DPR RI Dari Aceh

Breaking News

Prabowo Terbuka Terhadap Bantuan Publik
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Aceh, Munir Nur disaksikan Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin dan Koordinator MER-C Indonesia Wilayah Aceh, Ira Hidayati menandatangani permohonan transfer dana dari rekening Aceh Peduli Palestina di Bank Aceh ke rekening Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia di Bank Bank Syariah Indonesia (BSI) guna diteruskan kepada korban agresi Israel di Gaza. Proses transfer tahap II tersebut berlangsung di Bank Aceh Capem Balai Kota Banda Aceh, Senin, 4 Maret 2024. (Foto Meylida Abdani/PWI Aceh

Breaking News

PWI dan IJTI Aceh Transfer Dana Aceh Peduli Palestina Tahap II, Kesempatan Berdonasi Masih Dibuka

Breaking News

Polda Aceh Bongkar 75 Kasus Judi Online, Omzet Bandar Capai Rp100 Juta per Bulan

Breaking News

SMK PPN Kutacane Berperan aktif di PON XXI

Breaking News

Ulama dan Tokoh Politik Aceh Lepas Keberangkatan Wagub Fadhlullah ke Tanah Suci