Home / Breaking News

Minggu, 13 April 2025 - 08:11 WIB

Perjalanan Sutradara Dalam Produksi Film,Himako Gelar Webinar Frame By Frame

REDAKSI - Penulis Berita

Lhoksemawe -NEWSCEOACEH.COM- Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKO) Universitas Malikussaleh gelar acara webinar dengan mengusung tema “The journey of Director. from Ideas to Cinematic Visual” yang dilakukan secara online melalui zoom meeting dan disiarkan langsung di You Tube HIMAKO pada pukul 14.00, Jumat (11/04/2025).

Acara ini merupakan salah satu program kerja yang diadakan oleh divisi broadcasting Himako.

Imam Alfarisi selaku ketua panitia menyampaikan bahwa acara webinar ini  bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai dunia perfilman, khususnya dalam peran sutradara dan proses kreatif di balik layar produksi film.

“Acara ini bertujuan untuk melihat sekaligus membedah bagaiamana peran sutradara dalam produksi film, selain itu mengajak peserta untuk memahami lebih dalam tentang daya tarik sinematik dan pengalaman yang memukau, dan acara ini diikuti oleh 43 peserta semoga bermanfaat bagi kita semua”.Ucapnya.

Muhammad Taufiqurrahman selaku Ketua Umum HIMAKO mengucapkan terimakasih kepada pemateri yang telah bersedia memberikan ilmunya kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh.

Baca Juga :  SMK-PP Negeri Kutacane Mengeluhkan Minimnya Anggaran dan Fasilitas, LSM Diminta Turun Tangan

“Ambil momentum yg penting kemudian ambil sisi positif yang baik, agar bisa bermanfaat bagi kita kedepannya” ucapnya

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Subhani berharap dengan adanya webinar ini para mahasiswa dapat mengaktifkan kembali komunitas perfilm-an yang sempat padam dan meanfaatkan acara ini dengan sebaik mungkin.

“pada prodi Ilmu Komunikasi dulu mempunyai komunitas perfilman yang aktif dan  menjuarai berbagai event maupun festival baik ditingkat Provinsi maupun Nasional, semoga dengan diadakan acara webinar ini para mahasiswa ilmu komunikasi dapat mengaktifkan kembali komunitas perfilmantersebut, dan semoga untuk para peserta yang mengikuti webinar hari ini dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat”ujarnya.

HIMAKO, menghadirkan Ayyub Basya sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia mengupas tuntas berbagai miskonsepsi mengenai makna sinematik dan menjelaskan secara mendalam peran krusial seorang sutradara dalam industri film.

Baca Juga :  SMK PP Kutacane Kembangkan Agro Edu Industri.

“Sinematik adalah proses transfer emosi melalui medium audiovisual yang dibuat dengan perencanaan artistik. Artinya, sinematik itu nggak hanya mencakup soal visual belaka, tapi juga anatomi-anatomi lain supaya film itu layak disajikan dan dapat mentransfer emosi secara maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seorang sutradara bukan hanya pemimpin kreatif, tetapi juga bertanggung jawab penuh atas jalannya produksi film.

“Sutradara itu bisa saya ibaratkan seperti mandor bisa menjadi apa saja, dan juga adalah orang yang bertanggung jawab. Meskipun bawahannya membuat kesalahan, apapun masalahnya, sutradara adalah orang yang harus bertanggung jawab,” tambahnya.

Kegiatan Webinar Fream by Fream ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang inspiratif bagi mahasiswa untuk lebih memahami dunia perfilman, serta memotivasi mereka dalam berkarya dan berkontribusi di bidang industri kreatif.

Share :

Baca Juga

Breaking News

Kemah Bela Negara Wujud Nyata Membangun NKRI

Breaking News

MASUKI USIA 22 TAHUN, KAB. GAYO LUES KUKUHKAN SEMANGAT PEMBANGUNAN DAERAH

Breaking News

Pemerintah Aceh Raih Peringkat-2 Kategori Pemerintah Provinsi

Breaking News

Mahasiswa KKN UNIMAL Lakukan Sosialisasi Pembelajaran di SDN 15 Desa Paya Bili, Muara Dua, Kota Lhokseumawe

Breaking News

BEM Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Sukses Laksanakan Law Fair VI Tahun 2024

Breaking News

Tuduhan Pencurian HP Berujung Bunuh Diri di Balik Serangan Massa ke Polsek Kayangan Lombok Utara

Breaking News

Unjuk Rasa APDESI Aceh Desak Pemerintah Terapkan Masa Jabatan Kades 8 Tahun

Breaking News

Supermanku, best practices SMK PP Negeri Kutacane