Home / Bisnis / Ekonomi

Jumat, 11 November 2022 - 20:34 WIB

PT MRT Jakarta (Perseroda) Siapkan Pengisi Daya Tenaga Surya di Stasiun

REDAKSI - Penulis Berita

PT MRT Jakarta (Perseroda) mengenalkan dan menyosialisasikan solar PV Charging Station atau unit pengisi daya tenaga surya oleh MRT Jakarta kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan di area Terowongan Kendal, Dukuh Atas, Jakarta Pusat oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud pada Rabu (9/11/22) pagi.

Fitur unit pengisi daya ini terdiri dari solar panel berkapasitas 100 Wp, dua fitur wireless charging 15 watt, dua USB charging DC 5V, dua socket AC 220V, dan rak sepeda. Unit pengisian ini dapat digunakan untuk telepon selular, tablet, dan laptop.

Baca Juga :  Aceh “Naik Meja” Empat Pulau Harga Mati, Bukan Milik Sumut!

Ini merupakan inovasi ramah lingkungan dari MRT Jakarta, dengan adanya unit pengisi daya tenaga surya. Sejauh ini MRT Jakarta akan menyiapkan tiga unit solar charging station di kawasan TOD Dukuh Atas.

Baca Juga :  PT. GES Serius Garap Panas Bumi Seulawah

Lebih jauh lagi, dalam uji coba dan sosialisasi ini, MRT Jakarta juga menerima sertifikat Energi Baru Terbarukan (renewable energy certificate) dari General Manager Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy Pangaribuan. Sertifikat yang diterbitkan oleh lembaga APX Inc, ini menjadi bukti bahwa 10 persen kebutuhan listrik MRT Jakarta berasal dari sumber energi baru terbarukan.

Share :

Baca Juga

Bisnis

Bisnis

Mikael Jasin, Juara Dunia Barista 2024, Berkolaborasi dengan Arummi Cashew Milk dan Titik Temu Coffee: Minuman yang Terinspirasi dari WBC 2024

Bisnis

DOGS: Meme Coin Baru dari Telegram yang Menjadi Saingan Hamster Kombat

Ekonomi

Pendirian Entitas Hukum dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia

Bisnis

MLEN DIARY Meraih Penghargaan Tertinggi 2025 Health &Beuty Brand Choice Awarded

Bisnis

Panduan untuk Menyusun Kontrak Kerja di Indonesia

Ekonomi

Panduan Lengkap Mengenai Kontrak Kerja di Indonesia

Bisnis

Kementan-Pemda Sinergi Dorong Pelaku Usaha Olahan Sagu Bernilai Tambah Demi Hadapi Krisis Pangan Global